#OctoberWish

Everything is never as it seems.



WASHINGTON - Pihak keamanan di Amerika Serikat kembali mencatatkan prestasi, dengan keberhasilannya meringkus hacker yang merugikan hingga jutaan dollar. Kini, sang peretas diganjar hukuman 20 tahun penjara.

Dia dijatuhi hukuman  penjara setelah meminta maaf karena memimpin otak  pencurian dari perusahaan-perusahaan, bank, dan asuransi dengan total kejahatan usd200 juta atau hampir Rp 2 triliun. Ini merupakan yang terbesar di dalam sejarah.

Pria yang dikenal dengan nama Alberto Gonzales ini, sukses membobol jaringan komputer ternama seperti TJX Cos. BJ's Wholesale Club, Barnes & Noble, OfficeMax, dan jaringan restoran Dave & Buster.

"Saya melakukan ini bukan karena serakah, tapi karena saya kecanduan untuk men-deface," kata Gonzalez, seperti dikutip Telegraph, Jumat (26/3/2010).

Dia sendiri mengaku kalau uang haram tersebut dipakainya untuk membeli sejumlah barang mewah seperti kondominium di Miami, mobil, arloji Rolex, dan cincin berlian untuk pacarnya. (okezone.com)



LONDON - Setelah Jerman mengimbau warganya untuk tidak menggunakan Firefox, Mozilla selaku pencipta browser tersebut mengumumkan update untuk menambal kelemahan Firefox.

Firefox 3.6.2 sudah bisa diunduh hampir satu minggu lebih awal dari yang dijadwalkan sebelumnya, guna menambal kelemahan versi 3.6. Pekan ini, pemerintah Jerman mengingatkan pengguna internet di negerinya agar berhati-hati dalam berselancar internet menggunakan Firefox. Alasannya, Firefox memiliki cacat keamanan yang dapat dimanfaatkan hacker.

Dilansir Telegraph, Jumat (26/3/2010), update 3.6 seharusnya meluncur akhir Maret. Namun mulai sekarang, pengguna bisa mengunduhnya di website Mozilla.

Sebelumnya Federal Office for Information Security di Jerman pernah juga menyerukan agar pengguna browser tidak menggunakan Internet Explorer. Untuk itu, Mozilla langsung bertindak guna menghindari kecaman lebih luas seperti yang dialami Microsoft.

"Rilis Firefox 3.6.2 sudah termasuk penambalan cacat seperti yang diumumkan Jerman beberapa waktu lalu. Kami menyarankan Anda segera mengupgrade browser Firefox Anda ke versi terbaru," kata juru bicara Mozilla. (okezone.com)