#OctoberWish

Everything is never as it seems.



FLORIDA - Stasiun luar angkasa (ISS) akan diramaikan oleh banyak wanita. Kali ini, empat orang wanita akan berada di sana sekaligus, dan menjadikan populasi wanita ISS terbanyak sepanjang sejarah.

Saat ini, dikutip melalui Associated Press, Selasa (6/4/2010), salah seorang wanita telah terlebih dahulu berada di ISS dengan menumpang pesawat kapsul dari Rusia. Selanjutnya, dalam beberapa waktu ke depan, NASA akan mengirimkan kembali tiga wanita berikutnya ke ISS, bersamaan dengan empat pria lainnya.

Meski jumlah wanita yang ada akan menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah ISS, namun jumlah tersebut belum bisa melebihi total pria yang ada di ISS. Bahkan perbandingan pria yang ada di ISS dengan para wanita sekira 2:1.

Nantinya keempat wanita tersebut akan berasal dari jenis pekerjaan yang berbeda.  Tiga wanita berasal dari Amerika dan satunya berasal dari Jepang. Ada yang bekerja sebagai guru, kimiawan, dan dua orang teknisi pesawat luar angkasa.

Dalam sejarah Amerika, astronot wanita pertama yang berasal dari negara tersebut bernama Sally Ride. Kejadian itu berlangsung 27 tahun lalu. Sedangkan kosmonot pertama dari Rusia adalah Valentina Tereshkova yang berangkat ke luar angkasa pada tahun 1963.

Metcalf-Lindenburger dan seorang Jepang bernama Naoko Yamazaki akan menjadi wanita astronot ke-53 dan 54 yang akan terbang ke luar angkasa. Namun secara  keseluruhan, jika dicampur antara lelaki dan perempuan, keduanya akan menjadi astronot luar angkasa ke-516 dan 517.

Stephanie Wilson bukan merupakan orang baru di NASA. Ia pernah menjadi wanita kulit hitam kedua yang pernah terbang ke luar angkasa pada tahun 2006. Penerbangan kali ini merupakan pengalamannya yang ketiga. Sedangkan Naoko Yamazaki akan menjadi wanita Jepang kedua yang terbang ke angkasa, setelah pada tahun 1994 dimulai oleh Dr. Chiaki Mukai.

Wanita terakhir dari deretan astronot langka tersebut adalah Tracy Caldwell Dyson, yang meraih gelar doktor di bidang kimia. Namun Caldwell Dyson telah terbang terlebih dahulu dari Kazakhstan menggunakan roket soyuz bersama dua astronot pria asal Rusia. (okezone.com)

0 Response for the "4 Wanita Ramaikan Stasiun Luar Angkasa"

Post a Comment